Showing posts with label DAERAH. Show all posts
Showing posts with label DAERAH. Show all posts

Pesan Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba, SIK.,M.Si : Fokus Pada Tugas Pokok Kapolsek Baru

Hilman Dani Aufar January 25, 2021


 

Magelang, Gerbang Interview.com

 

Kapolres Magelang Akbp Ronald A Purba, SIK.,M.Si memimpin  serah terima jabatan Kapolsek Muntilan dan Kapolsek Kajoran di gedung Bhayangkara Utama Polres Magelang. Kegiatan berlagsung dengan tetap menjalankan  dengan standar protokol kesehatan, Senin(25/1/2021) Pagi.

 

Kapolres Magelang  Akbp Ronald A  Purba, S.I.K.  M.Si memberikan pesan Kepada  pejabat Kapolsek baru, Kapolres Magelang , agar membiasakan untuk tidak merubah-rubah kebijakan dari pejabat lama yang sudah baik.

 

" Saya minta kebijakan pejabat lama yang sudah baik jangan dirubah-rubah lanjutkan dan tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat" kata Kapolres Magelang Akbp Ronald A Purba.

 

Kepada Kapolsek baru, Kapolres Akbp Ronald A Purba, S.I.K. M.Si meminta untuk fokus kepada tugas pokok sebagai Kapolsek.

 

"Untuk Kapolsek yang baru agar  focus Kepada tugas pokok  Polsek sebagai satuan pelaksana tugas pokok di Polres Magelang yang bertugas menjaga Harkamtibmas" tegas Kapolres Magelang Akbp Ronald A Purba.

 


Adapun serah terima jabatan tersebut berdasarkan Keputusan Kapolda Jawa Tengah Nomor : KEP/5/I/2021 TGL 11 Januari  2021 tentang Pemberhentian dari dan  Penģangkatan Dalam Jabatan Di Lingkungan Polda Jateng yang ditandatangani Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.,M.K

 

Dalam serahterima jabatan  peserta upacara terbatas, tampak hadir Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian, S.I.K., M.Si dan Pejabat Utama Polres Magelang serta para  Kapolsek jajaran Polres Magelang.

 

Jabatan yang diserahterimakan dari pejabat lama ke pejabat baru, Senin(25/1/2021) adalah jabatan Kapolsek Muntilan dari Kompol Mudijanto, S.H., M.M. kepada Iptu Ryan Eka Cahya, S.I.K., M.Si Kemudian Kompol Mudijanto, S.H., M.M.memasuki masa pensiun, sedang Iptu Ryan Eka Cahya, S.I.K., M.Si  sebelumnya sebagai Kanit Reg Iden Satlantas Polres Magelang.

 

Jabatan Kapolsek Kajoran juga diserahterimakan dari Iptu Edy Suryanto S.H., M.H. kepada Iptu I Wayan Sukadana, S.H.,   Iptu Edy Suryanto, S.H., M.H  kemudian bertugas sebagai Wakapolsekta Magelang Selatan Polres Magelang Kota, sedang Iptu I Wayan Sukadana, S.H.  sebelumnya menjabat Kaurbinops Satreskrim  Polres Magelang,

 

Kapolres Magelang Akbp Ronald A Purba, SIK.,M.Si  dalam akhir sambutanya menyampaikan bahwa dua Kapolsek yang baru supaya memprioritaskan tugas dalam rangka prnanggulangan penyebaran Covid19.

 

"Prioritaskan tugas untuk dapat mendukung penanggulangan penyebaran Covid19 bersama Muspika dan masyarakat" pungkasnya.

 

(Sri W)

Hilman Dani Aufar January 12, 2021

 

Magelang, Gerbang Interview.com




Senin (11/1/2021) pagi, Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan mulai digelar, Polres Magelang bersama Kodim 0705 beserta Satpol PP  Pemkab Magelang melaksanakan Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan, di Wilayah  Borobudur, Magelang,

 

Sasaran diselenggarakannya Operasi gabungan kali ini adalah pelaku usaha yang bergerak di bidang Kuliner serta pertokoan di Terminal Borobudur, Sepanjang Jalan Pramudiawardani Borobudur dan di Pasar Borobudur.

 

Melalui Kasatsabhara Polres Magelang  Akp Nur Alfian Zaelani, S.Pd, Kapolres Magelang menegaskan operasi yustisi pendisiplinan dan penegakan protokol kesehatan ini bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Wilayah Kab. Magelang.

 

“Operasi Yustisi ini kita lakukan  secara terus menerus agar masyarakat selalu mematuhi dan mentaati  protokol kesehatan  Covid19 sehingga perilaku masyarakat dapat berubah untuk disiplin 3 M yaitu menjaga jarak, memakai masker dan.menghindari kerumunan" kata Kasatsabhara  Akp Nur Alfian Zaelani Saat memimpin kegiatan operasi.

 

Dalam operasi yustisi prokes masih ada masyarakat yang melanggar sehingga kami memberikan sanksi kepada 42 orang pelanggar,” kata Kasatsabhara.

 

Ada yang kita berikan teguran lisan mengucap 3 M sejumlah 38 orang, kemudian Teguran Tertulis / membuat surat pernyataan sejumlah 42 orang", jelasnya.

 


Dalam setiap Operasi Yustisi Polres Magelang dan Satpol PP serta instansi terkait juga memberikan masker gratis, dengan harapan masyarakat akan benar-benar disiplin mematuhi protocol kesehatan.

 

“Kita selalu siapkan masker , apabila ada masyarakat yang tidak memakai masker langsung kita minta memakai masker.” tegasnya.

 

(Sri W)


Polda Jateng Siapkan Operasi Yustisi Kawal Penerapan PPKM di Daerah Ini

Hilman Dani Aufar January 12, 2021


 

Semarang, Gerbang Interview.com

 

Polda Jawa Tengah siapkan operasi yustisi untuk Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tiga wilayah. Menurut Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, operasi ini terdiri dari unit unit kecil yang di dalamnya ada polisi, TNI dan Satpol PP. Sabtu (9/1/2021)

 

"Jadi persiapan PPKM sama, operasi yustisi dan operasi Aman Nusa. Untuk Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro jajaran kita sudah membuat renops (rencana operasi) terkait dengan operasi yustisi," kata Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, kepada wartawan usai membuka latihan gabungan di Mako Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor, Gunung Kendil, Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (7/1/2021).

 

Menurut Luthfi, operasi yustisi yang dimaksud adalah merupakan unit kecil lengkap beranggotakan dari unsur TNI, Polri dan Satpol PP. Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan COVID-19 itu dilakukan minimal tiga kali dalam satu hari.

 

"Jadi pagi bisa, siang bisa, sore bisa. Tergantung daripada kerja wilayahnya masing-masing. Itu baik di tingkat Polda, Polres, bahkan Polsek melaksanakan kegiatan ini," ujarnya.

 

Luthfi menjelaskan, operasi yustisi tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan penerapan protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Selain itu juga membiasakan masyarakat dan mendidik masyarakat untuk memutus rantai penularan virus Corona.

 

"Itu secara perorangan,"lanjutnya.

 

Selain itu, lanjutnya, di masing-masing Polres sudah ada satu kompi yang bersiaga terkait operasi tersebut. Satgas satu kompi itu akan bertugas mengatasi kemungkinan terjadinya kerumunan warga.

 

"Di masing-masing Polres sudah ada satu kompi. Jadi Satgas satu kompi itu digunakan untuk apa? Untuk kepada kelompok-kelompok atau kerumunan-kerumunan yang nanti ditengarai ada. Contoh, misalnya di pasar, contoh misalnya di mal, contoh misalnya kepada masyarakat kita yang belum sadar mengadakan kegiatan yang mempunyai fluktuatif pengumpulan massa," jelasnya.

 

"Dan ini di Polres-polres sudah mengadakan inisiatif, jadi tidak ada wilayah kita yang tidak tersentuh oleh Satgas yang kita punyai," sambung Luthfi.

 

Untuk diketahui, pemerintah pusat akan memberlakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sebagian wilayah Jawa dan Bali tanggal 11-25 Januari 2021. Di Jawa Tengah, ada beberapa wilayah yang diminta PPKM yaitu di Semarang Raya, Banyumas Raya serta Solo Raya.

 

Disisi lain, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambahkan tiga kabupaten ikut menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagian Jawa-Bali. Tiga daerah itu adalah Kabupaten Kudus, Pati, dan Magelang.

 

Sehingga Total Derah yang akan memberlakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa Tengah adalah daerah - daerah yaitu Semarang Raya (Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan) Banyumas Raya (Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banjarnagera, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Solo Raya (Kabupaten Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonogiri) Kabupaten Kudus, Pati, dan Rembang, Magelang, Brebes.


(Sri W)

Dukung Tugas Polri, Pemkab Wonogiri dan Sragen Hibahkah Tanah ± 5.000 Meter

Hilman Dani Aufar January 07, 2021


 

Wonogiri, Gerbang Interview.com

 

Dalam anggaran tahun 2020 kemarin, Polda Jawa Tengah mendapat alokasi APBN untuk membangun fasilitas gedung berupa tempat tinggal Rusun Polres Wonogiri dan hibah dari Pemerintah Kabupaten Sragen berupa pembangunan Aula Polres Sragen, hal inilah yang diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, S.H, S.S.t., M.K saat meresmikan Rusun "Sanika Satyawada"  Masjid Al-Ma’ruf Polres Wonogiri dan Aula "Satya Haprabu" Polres Sragen, bertempat di Mapolres Wonogiri pada Kamis (7/1/2020).

 

Guna mewujudkan tugas Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya dalam rangka mengemban tugas memelihara kamtibmas, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat maka harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai salah satunya perkantoran dan tempat tinggal yang lebih baik.

 

Dalam acara peresmian tersebut Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi ditemani

 

Kapolda menyampaikan pada tahun 2020 Kabupaten Wonogiri telah menghibahkan tanah seluas ± 5.000 meter persegi kepada Polres Wonogiri yang rencananya diatas tanah tersebut akan dibangun kantor Satpas SIM Polres Wonogiri pada tahun anggaran 2021.

 

"Harapan saya, Tanah yang telah dihibahkan dapat menjadi penunjang dan mendukung tugas Polri kedepan untuk memberi kecepatan pelayanan, pengayoman, perlindungan dan penegakan hukum pada masyarakat," katanya.

 

 

Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada pada Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang telah memberi bantuan hibah berupa tanah dan atau bangunan yang tentunya akan digunakan untuk memberi pelayanan maksimal untuk masyarakat Wonogiri dan Sragen.

 

"Semoga bantuan yang telah diberikan kepada Polri khususnya Polres Wonogiri dan Polres Sragen baik material maupun non-material dapat meningkatkan pelayanan dan jaminan keamanan pada masyarakat setempat," tuturnya.

 

"Pada hari ini, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirahim Bangunan Rusun Sanika Satyawada dan Masjid Al-Ma’ruf Polres Wonogiri dan Aula Satya Haprabu Polres Sragen, Saya resmikan penggunaanya,"tutupnya.


(Sri W)

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 10 Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jateng

Hilman Dani Aufar January 04, 2021


Semarang, Gerbang Interview.com

 

 Pergantian Pejabat di lingkunagn kesatuan Polri merupakan hal yang wajar terjadi, pergantian tersebut dimaskud untuk memberi kesempatan pengalaman dan keluasaan wawasan bagi pejabat yang bersangkutan, begitu yang diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K saat memimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jateng, pada Selasa (5/1/2021).

 

Jabatan adalah amanah yang harus di pertanggung jawabkan kepada masyarakat, bangsa dan Negara serta harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

 

Tak lupa, Kapolda Jateng mengucapkan terima kasih dan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya bagi para pejabat lama serta ucapan selamat datang bagi para pejabat yang baru dilantik, adapun nama-nama pejabat tersebut sebagai berikut:

 

1. Kombes Pol Ir. Slamet Iswanto, jabatan lama sebagai Kabidpengsos Ditakademi Akpol Lemdiklat diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabidlabfor Polda Jateng.

2. Kombes Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K, jabatan lama Kabidkerma Baintelkam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirintelkam Polda Jateng.

3. Kombes Pol Muchamad Firman Lukmanul Hakim, S.H., S.I.K, jabatan lama sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya TK. III Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru  Kapolresta Banyumas Polda Jateng.

4. AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K., jabatan lama sebagai Kabagops Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Blora Polda Jateng.

5. Kombes Pol Johanson Ronald Simamora, S,H., S.I.K jabatan lama sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru Dirreskrimsus Polda Jateng.

6. Kombes Pol Raden Setijo Nugroho Hasto Putro, S.I.K jabatan lama sebagai Kabagjarlat Ditakademi Akpol Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirpolairud Polda Jateng.

7. Kombes Pol Farid Bachtiar Effendi, S.I.K jabatan lama sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Dansdat Brimob Polda Jateng.

8. Kombes Pol Djoko Susilo, S.I.K., S.H jabatan lama sebagai Analis Kebiakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirsamapta Polda Jateng.

9. Kombespol Irwan Anwar, S.I.K, S.H., jabatan lama sebagai Dirreskrimum Polda Sumut diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolrestabes Semarang Polda Jateng.

10 AKBP Morry Ermond, S.I.K., M.T jabatan lama sebagai Kapolres Kepulauan Seribu Polda Metro Jaya diangklat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Boyolali Polda Jateng.

 

Kapolda Jateng berharap para pejabat dapat segera menyesuaikan diri dengan jabatan dan lingkungan tugas yang baru.

 

"Ciptakan terobosan-terobosan kreatif dalam mendukung tugas dan pekerjaan juga saya minta tingkatkan kesiapsiagaan kesatuan, personil dan operasional," katanya.

 

Kapolda melanjutkan agar para pejabat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, proporsional dan objektif sesuai dengan kode etik profesi, aturan yang berlaku dan moralitas yang tinggi sehingga harapan masyarakat yang mendambakan rasa aman dan nyaman dalam kehidupan dapat diwujudkan.

 

"Kita boleh datang dari mana saja dan kita boleh pergi kapan saja, namun kita harus tegak lurus pada Panji Tribrata serta Catur Prsetya,"tutupnya.

 

(Sri W)

 

RUSUNAWA TAMANAGUNG WUJUD KEPEDULIAN PEMDA KAB. MAGELANG TERHADAP MBR “Masyarakat Berpenghasilan Rendah”



gb. dari kiri ke kanan Kepala DPRKP Kab Magelang Ir. Sutarno, MM, Kyai Fatchur Rohman, PJ Kades Tamanagung drs.Titok Lestianto, MM

Kuwato (60th) warga Rusun Tamanagung


Magelang, Gerbang Interview.com – Rusunawa Desa Tamanagung saat ini telah difungsikan masyarakat sebagai tempat tinggal, terdiri 58 unit tipe 36 dengan fasilitas meubelair, air, listrik, jalan lingkungan dan penerangan jalan.


Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Magelang Sutarno menyampaikan bahwa dengan dibangunnya Rusun di wilayah desa Tamanagung adalah program Pemerintah dalam membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk mendapatkan hunian layak yang terjangkau. Dan sungguh suatu kebahagiaan, Rusunawa di desa Tamanagung yang saat ini telah dihuni sebagai solusi kebutuhan hunian masyarakat. 


Ia mengatakan perumahan rakyat dan kawasan permukiman merupakan salah satu urusan wajib pemerintah daerah yang berkaitan dengan pelayanan dasar.
 

“Menjadi komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, yang salah satunya dengan berupaya menyediakan rumah layak huni. Bahwa Pembangunan Rusun di desa Tamanagung merupakan perwujudan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015,” lanjut Sutarno.


Ia menuturkan kualitas rumah susun sekarang ditingkatkan sehingga seperti bukan rumah susun tetapi kelas apartemen. Lantainya dari granit dan fasilitas lainnya juga ditingkatkan.


“Karena menurut Presiden Joko Widodo membantu harus tuntas apalagi untuk masyarakat kecil berpenghasilan rendah,” jelasnya.


(Minggu, 07-04-2019) Salah satu penghuni rusun, Kuwato (60 th)  pensiunan kebersihan taman Kabupaten Magelang mengungkapkan penuh bahagia karena merasa terbantu dengan adanya Rusunawa ini.


”Baru kali ini saya merasakan kebahagiaan dengan tinggal di rumah susun ini. rumah  bersih  kelihatan mewah dengan harga terjangkau dan fasilitasnya yang cukup untuk  hidup di sebuah apartemen .”
 

“Karena sebelumnya saya tinggal di rumah kontrakkan yang setiap tahunnya harga kontrakan naik, hujan kebocoran, jika malam kedinginan. Sekali tidur di rumah mewah nginap di rumah sakit (opname). Di sini saya bisa tidur nyenyak. Terima kasih Pak Jokowi, saya bisa menikmati hari tua saya dengan rasa nyaman dan tentram,” lanjutnya.



Tito panggilan akrab PJ kepala desa Tamanagung yang sekaligus sebagai penanggung jawab sementara karena rusun tersebut masih berstatus barang Milik Negara dan belum diserahkan kepada Pemerintah Daerah. Beliau menyampaikan bahwa untuk tinggal di Rusun perlu adanya sikap toleransi agar tercipta iklim kehidupan yang sejuk. Karena bertempat tinggal di Rusun akan mengubah cara hidup. Diperlukan rasa empati yang tinggi bagi penghuni Rusun agar tercipta tata kehidupan harmonis, yang nyaman, aman dan tentram. Kenyamanan, keamanan dan ketentraman menjadi tanggungjawab penghuni Rusun.
Penulis : Sri W
Editor : Hilman Dani Aufar