Showing posts with label PEMERINTAHAN. Show all posts
Showing posts with label PEMERINTAHAN. Show all posts

Kurma Deklarasi Dukung Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019

Hilman Dani Aufar October 09, 2018




Sleman, Gerbang Interview – Selasa 9 Oktober 2019 DPW (Dewan Pimpinan Wilayah DIY) KURMA (Koordinasi Untuk Relawan Ma’ruf Amin) telah mengambil sikap mendukung pasangan bakal calon Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 di Ndalem Mulangen Mlagi, Sleman.

Aris Munandar selaku Sekjend DPP KURMA menyampaikan,”Kami KURMA sepakat tentang pola pemenangan dan cara berkampanye bagi pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang meletakkan kerangka ekonomi kerakyatan berbasis syariah yang menjadi prioritas utama pengembangan ekonomi kerakyatan.”

"Kita akan mengawal dan mendukung Kyai Ma'ruf Amin agar bisa menang bersama Pak Jokowi dalam Pilpres 2019," tambah Aris Munandar.
Syukron Arif Muttaqien selaku koordinator DPW KURMA DIY menyampaikan,” Anggota KURMA di DIY berasal dari kalangan NU, Banser, akademisi, dan relawan yang sepaham dengan ideologi Ma’ruf Amin.”

KINERJA ULP KABUPATEN MAGELANG DIPERTANYAKAN

Hilman Dani Aufar September 25, 2018
Magelang, Gerbang Interview.com – ALLSAM (Aliansi LSM Kabupaten Magelang) melakukan audensi ke Komisi C DPRD yang bertempat di Jl. Soekarno Hatta, Sawitan, Mungkid, Magelang. 

Senin (24/09.2018), Dari ALLSAM diwakili oleh Yuwono, Agus, Nurtanto, dan Ridwan. Hadir pula dalam audensi tersebut A.Sriyanto (Ketua DPC Pojo Kabupaten Magelang), yang melayangkan surat  audiensi  atas  aduan dari keberatan   direktur CV. Pilar Mas dan  direktur CV. Cipta Candra Abadi, kepada  ULP  Kabupaten magelang terutama pokja yang membidangi lelang tersebut . adapun  pejabat ULP   diwakili oleh Heru dan Narta, dari Dinas Pariwisata  diwakili  M Munir  Dan dari DPU PR diwakili  oleh Budi Waluyo. Audensi tersebut diterima oleh  Komisi C DPRD Kabupaten Magelang Sakir selaku  ketua komisi sekaligus mewakili Ketua Dewan, Gunawan Sugiarno wakil ketua komisi, Gunawan, Prihadi dan Sinar Sugiarto.


Tujuan dari audensi tersebut adalah evaluasi terhadap kinerja Pokja ULP Kabupaten Magelang dalam proses pemenangan lelang pengadaan barang/jasa di Kabupaten Magelang serta beberapa hal terkait dengan aduan  dari   CV. Pilar Mas  dan Cipta Candra Abadi  atas pembatalan SPPBJ  CV. Pilar Mas dan CV. Cipta Candra Abadi  disebabkan karena personil  tidak memenuhi persyaratan.

AUDENSI EVALUASI TERHADAP KINERJA ULP KABUPATEN MAGELANG
(Audensi terhadap kinerja ULP kabupaten Magelang-gerbanginterview.com)

ULP saat dicerca pertanyaan-pertanyaan seputar penentuan pemenangan lelang dan persyaratan lelang belum dapat memberikan jawaban yang memuaskan audiens.

Syakir selaku ketua  komis C menanyakan atas putusan penetapan pemenang lelang  antara Pokja ULP  satu dengan yang lainnya berbeda-beda  dalam hal penetapan lelang  sehubungan dengan persyaratan dokumen lelang dalam hal personel  inti baik SKA dan SKT ada yang  mengharuskan scant ada yang tidak di scant juga dalam hal peralatan yang menyulitkan peserta lelang. Contohnya peralatan harus milik sendiri, SKT yang terlalu spesifik menyulitkan  bagi peserta lelang.

Gunawan Sugiarno  selaku wakil ketua  komisi C menambahkan.”Perlu adanya standart yang jelas dalam menentukan pemenang dalam pelelangan tidak cukup hanya dengan keyakinan Pokja.”

Agus M menyampaikan bahwa apabila prinsip-prinsip pengadaan yang efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel dapat diterapkan maka sistem pelelangan pengadaan barang dan jasa akan berjalan dengan tertib dan hasilnya sesuai dengan standart mutu sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai konsumen pengguna jasa kontruksi.

Persyaratan tersebut dijadikan semacam tameng atau senjata untuk menghambat dan menghalangi Peserta Lelang ikut berpartisipasi pada suatu paket pekerjaan konstruksi sehingga Peserta Lelang yang diarahkan pun dapat dengan mudah memenangkan pelelangan dengan harga yang mendekati Nilai HPS karna tak adanya persaingan dari peserta lainnya.

A, Sriyanto Ketua Projo Kabupaten Magelang menyampaikan,

“Dengan mempersyaratkan Personil yang harus mempunyai SKA dan SKT berbagai macam keahlian/keterampilan pada satu paket pekerjaan serta berbagai macam jenis peralatan yang tidak realistis dan diskriminatif. Persyaratan tersebut dijadikan semacam  senjata untuk menghambat dan menghalangi Peserta Lelang ikut berpartisipasi pada suatu paket pekerjaan konstruksi sehingga Peserta Lelang yang diarahkan pun dapat dengan mudah memenangkan pelelangan dengan harga yang mendekati Nilai HPS karena tidak adanya persaingan dari peserta lainnya.”

Dia menambahkan, 

”Misalnya  Paket lelang Penataan DTW Taman Rekreasi  Mendut ULP  tersandra  yang disebabkan adanya putusan lelang yang sebelumnya  memenangkan  dengan  persyaratan  peralatan  tidak lengkap, seperti  paket  Penataan Taman Rekreasi  Kalibening   tetapi bisa lolos dan menang, namun sebaliknya ketika pokja ULP memenangkan  PT. Armada Hada Graha  atas paket  Pasar Kali Angkrik dengan tidak meloloskan peserta dengan penawar terendah  yaitu  PT Syarif  Maju Karya dengan alasan   surat dukungan peralatan tidak lengkap'

Walaupun   PT Suarif  Maju Karya  telah memberikan surat dukungan lengkap dan diverifikasi kepada pemilik alat memberikan persetujuan  baik  alat theodolit  dan dumb truck.  Yang berakibat adanya dugaan  potensi total lost sekitar 6 M karena dari  PT . Syarif Maju Karya selaku penawar teerendah dan PT. Armad Hada  Graha  selaku pemenang dengan penawar  terendar urut 2. Pada kenyataannya di lapangan baik Personil dan Peralatan yang telah dipersyaratkan dalam LDP oleh perusahaan pemenang lelang tidak ada di lapangan, sehingga persyaratan tersebut hanya formalitas belaka yang  sehingga tidak sesuai dengan Keppres 54/2010 Pasal 19 ayat 1 huruf e. Yang mengetahui keabsahan dari Ijasah dan SKA/SKT hanyalah pokja/panitia, sehingga mereka dapat menyatakan bahwa personil dan peralatan lengkap dan sesuai aslinya pada saat klarifikasi. Maka pokja ULP Kabupaten Magelang  diduga  kurang memiliki integritas sebagaiman syarat personil panitia  pengadaan.

Maka al hasil dari Peserta Audiensi ke  DPRD Kabupaten Magelang  Aliansi LSM Magelang   dan DPC Projo Kabupaten Magelang   memohon kepada  Ketua Komisi C untuk  memimta kepada ketua DPRD Kabupaten Magelang untuk mengeluarkan Rekomendasi  1. Bagi  anggota pokja yang tidak memiliki integritas dan ada dugaan KKN mohon kepada  Ketua DPRD Kabupaten Magelang mengusulkan kepada Bupati Magelang untuk Mengganti dengan personil yang memiliki integritas tinggi.

Dengan ditiadakannya persyaratan tersebut, pastinya kesempatan tiap peserta untuk memenangkan pelelangan terbuka lebar dan akan didapatkan harga yang bersaing. Dan akan memudahkan pokja/panitia dalam hal aanwijzing dan evaluasi penawaran. Sehingga prinsip pengadaan yang efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel dapat tercapai.


Penulis      : Sri W
 Editor       : Hilman Dani Aufar

PEMBANGUNAN PLENGSENGAN DESA TRAPANG SAMPANG BANYUATES

Hilman Dani Aufar September 23, 2018
Sampang, Gerbang Interview.com -  Banyaknya proyek yang di garap asal asalan kadang tidak sesuai dengan RAB Ormas Projo.

Sebagai Pengawal Nawa Cita Presiden Ir. H. Jokowidodo pantau langsung pembangunan plengsengan didesa trapang Kec. Banyuates Sampang.

Minggu (23/09/2017) Sesuai pantauan di lokasi proyek ketua Ormas Projo Kab. Sampang Herman Hidayat, S.Pd menjelaskan didepan awak media, 

"Bahwa Pembangunan Plengsengan dengan anggaran dana Rp. 62.647.000 Sumber Dana ADD ini sangat Bagus dan tidak Asal asalan, Bahkan yang bekerja yaitu rakyat Desa Trapang Sendiri sesuai dengan instruksi Mentri PDT Eko Putro Sandjojo, BSEE., M. BA. dan saya acungi jempol buat Bapak Kades Andri Fajarohman, "Ujar nya. 

Andri Fajarohman, S. Kep Saat Di Wawancarai Awak media Gerbang Interview, 

PEMBANGUNAN PLENGSENGAN DESA TRAPANG SAMPANG BANYUATES
PEMBANGUNAN PLENGSENGAN DESA TRAPANG SAMPANG BANYUATES

"Pembangunan Plengsengan ini  Dengan Volume Sisi Kanan+ Sisi Kiri T=60xP=61,25M dengan anggaran waktu sekitar 3 Bulan Mohon doanya Agar Pengerjaan Plengsengan ini Berjalan dengan Lancar tidak ada hambatan dan semoga tidak hujan tapi setelah pengerjaan ini semoga Turun Hujan karena kasian saudara saudara saya di desa Olor,Tolang,Lar Lar mereka butuh air "Ungkapnya.


Penulis      : Faris Malik Reza
 Editor       : Hilman Dani Aufar

Proyek Infrastruktur Pelebaran Jln Kalijeruk Sleman Yogyakarta

Hilman Dani Aufar August 12, 2018
Sleman, Gerbang Interview - Dalam proyek kerja infrastruktur pemerintahan sleman mengalokasikan jln kalijeruk II sebagai proyek pelebaran jalan.



Minggu, (12/08/2018) Pelebaran jalan dilakukan sepanjang jalan sleman utara yaitu Jalur Ngemplak-Dongkelsari-Grogolan-Kalijeruk.

Posisi timur perempatan kalijeruk ditutup total untuk saat ini karena ada proyek pelebaran jalan yang sedang dilakukan. Untuk mobil baik dari arah cangkringan atau grogolan sebaiknya hindari jalur tersebut karena walaupun ada jalur kecil tapi mobil tidak akan cukup dan hanya cukup untuk motor/kendaraan kecil/ringan.


 Editor       : Hilman Dani Aufar

DITUTUPNYA PROYEK DANCING FOUNTAIN DI ALUN-ALUN KOTA MAGELANG

Hilman Dani Aufar August 09, 2018
Magelang, Gerbang Interview - Belum lama ini jajaran Anggota DPRD Kota Magelang mendadak menggelar lnspeksi terhadap air mancur menari atau Dancing Fountain yang berada di Alun-alun kota Magelang.

DITUTUPNYA PROYEK DANCING FOUNTAIN DI ALUN-ALUN KOTA MAGELANG
(ALUN-ALUIN KOTA MAGELANG-Gerbang Interview)

POLRES MAGELANG GELAR TABLIGHT AKBAR PASCA PILKADA 2018

Hilman Dani Aufar July 14, 2018
Magelang, Gerbang Interview - Polres Magelang Gelar Tabligh Akbar syukuran Pilkada sukses.


POLRES MAGELANG GELAR TABLIGHT AKBAR SETELAH PILKADA SUKSES
(TABLIGH AKBAR & DO'A BERSAMA POLRES MAGELANG - Gerbang Interview by Tribunnews)

Jumat, (13/07/ 2018) Pilkada 2018 Lancar, Polres Magelang Gelar Tabligh Akbar.

Kepolisian Resort Magelang menggelar acara Tabligh Akbar di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang, dalamrangka syukuran Pilkada di kabupaten Magelang berjalan Lamcar dan kondusif. 

Tabligh Akbar atau doa bersama ini dalam rangka syukuran atas suksesnya pesta demokrasi Pilkada 2018 pada 27 Juni 2018 mendatang dari awal hingga akhirnya," ujar Kepala Polisi Resort Magelang, AKBP Hari Purnomo, di depan ratusan jemaat pengajian.

Hari mengatakan, pihaknya bersyukur penyelenggaraan Pilkada 2018 telah berjalan dengan aman dan kondusif. Pihaknya mengapresiasi kinerja dari seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pilkada.

Dia pun berharap pelaksanaan Pilkada tahun 2018 ini bisa menjadi tolak ukur dalam penyelenggaraan Pileg dan Pilpres tahun 2019 di Kabupaten Magelang.

"Kami berharap pada Pileg dan Pilpres pun nanti juga dapat berjalan sukses seperti pada Pilkada tahun 2018 ini, khususnya di wilayah Kabupaten Magelang," tuturnya.

Masyarakat dan tokoh  dan Ulama juga mengapresiasi kedua pihak paslon yang bertarung pada Pilkada 2018 yang turut menjaga kondusifitas juga mengapresiasi  atas kinerja  jajaran Polres magelang dalam mengawal Pilkada Magelang.

"Tabligh Akbar sendiri dilaksanakan dengan khidmat dan khusuk.

Ratusan masyarakat dan jemaat muslim dari berbagai daerah di Kota maupun Kabupaten Magelang tampak khidmat mengikuti pengajian yang diadakan di halaman parkiran Stadion Gemilang tersebut.

Pembicara sendiri merupakan KH Fauzi Arkhan dari Salatiga.

Penulis      : (001-GI)
 Editor       : Hilman Dani Aufar

JOKOWI PROJO DAN PIALA DUNIA

Nasional, Gerbang Interview  – Nama Pakde Jokowi kian populer dan bersinar menjadi tokoh baru yang menghipnotis dunia dengan pribadi yang sederhana, bersahaja, low profile, humble, ramah serta murah senyum menjadi daya pikat mantan Walikota Solo ini. 
 (PresienRi-Jokowi dan Ketua DPP PROJO Pict by:JokowiAhok)


Strong leadership-nya begitu kuat, mulai dari keputusan-keputusan yang diambilnya yang berpihak pada rakyat khususnya kelompok marjinal. 

Pakde Jokowi telah membuat sejarah Indonesia untuk mencapai kejayaan  seperti jaman kerajaan Sri Wijaya dan kerjaan Majapahit sebagai Negara Nasional  yang takuti dunia akan  kejayaan Maritim pada eranya ,tetapi di tangan  Pakde Jokowi sebutan untuk Presiden Jokowi di lingkungan Relawan Projo agar lebih familierr dan tdk terkesan  protokoler, Indonesia mulai dilirik dunia dengan slogan “Deregularilisasi dan Debirokratisasi Jokowi,” 

Indonesia menjadi magnet dunia setiap negara ingin berinvestasi di Indonesia, terkenal dengan  mempermudah aturan berinvestasi  dengan memangkas aturan yang tadinya harus bolak-balik antar instansi tetapi sekarang dengan aturan Perpres dibidang investasi dan tenaga asing tersebut telah membuka kran untuk bisa bersaing  dikancah perdagangan Internasional. 

Dengan ingin menjadikan  Indonesia  Menjadi Poros Maritim Dunia  karena barang  siapa menguasai maritim  berarti sudah menguasai sepertiga dunia.

Tak dapat dipungkiri, brand image Jokowi masih bisa laris untuk dijual dikancah perpolitikan nasional yang terus meroket. Bukan hanya itu saja, kepemimpinannya terus menjadi buah bibir masyarakat. Magnet Jokowi dengan “simple life” mampu menarik simpati para voters. Dan ini pernah dilakukannya pada pilpres lalu dari 497 kabupaten/kota dan 33 provinsi dirinya berhasil meraih dukungan sebanyak 53,15% atau 70.633.576 suara.

Kendati pun dirinya kerap dicibir, difitnah, dihina namun tak membuat Jokowi patah arang dan bergeming justru semakin  menjulang tinggi namanya sesuai slogan jawa, ”koyo layangan yen keno angin  malah ndedel ngawiyat“ maksudnya adalah bahwa JOKOWI semakin difitnah dan dihina  tetapi tetap makin di hati rakyatnya.

Keberhasilan Jokowi dalam Menjalankan Programnya  sekarang  akan ditunjang dengan  Progan Projo yang akan   punya rencana  nonton bareng (Nobar)  perhelatan akbar piala dunia di Rusia hal tersebut seperti  yang telah dikatakan oleh  ketua DPP Projo  Budi Arie Setiadi bahwa, "berhelatan akbar piala dunia ini akan  disaksikan   nonton bersama   seluruh DPC dan Simpatisan  Pro Jokowi  deluruh Indonesia"

Progam nobar piala dunia di indonesia
(Ketua DPC PROJO Kab.MAGELANG:AhmadSriyanto)

Hal senada juga dikatakan oleh  A Sriyanto  , ketua DPC Projo Kab.magelang yang  rencanakan akan dilaksanakan  di Alun -alun Kota Magelang  yang dibarengi indahnya air mancur yang bisa menari diiringi gemerlapnya  kembang api menghiasi langit kota Magelang.

Jokowi dan Projo  ibarat  dua belah keping  mata  uang yang satu gambar Jokowi yang satunya  Proja jadi tidak bisa dipisah pisahkan  saliang mengikat. Ada pepapatah mengatakan, "Jokowi  ada  karena Projo  dan sebaliknya Jokowi ada karena Projo"

Maka  Projo harus sukseskan Nobar  Piala dunia ini karena di ajang piala dunia ini  tidak ada  partai merah, kuning putih hijau dan  biru tetapi tahunya segala mata memandang  pada "bola bundar"  di Rusia yang bisa menghipnotis 4 Miliar penduduk dunia dan menghinoptis simpatisan Jokowi seantero Indonesia dari sabang sampai Meroeke.

Pemerintah Akan Gugat Pertamina Jika Terbukti Ada Pelanggaran Dalam Kebocoran Minyak

Hilman Dani Aufar April 08, 2018
                                                               (illustrasi)
Jakarta, Aktual.com – Pemerintah menegaskan, akan melayangkan gugatan kepada Pertamina terkait tumpahan minyak di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rasio Ridho Sani mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menyiapkan tiga gugatan sekaligus kepada perusahaan BUMN itu, yaitu perdata, pidana dan administratif.
Hal itu mengingat dampak yang sangat besar ditimbulkan oleh tumpahan minyak tersebut terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
“Oh, (tiga gugatan) itu seiring kita lakukan bersamaan, biar ada efek jera. Kita bisa terapkan sanksi administratif, pidana dan perdata,” ujarnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/4).
Rasio menjelaskan, dalam aspek sanksi pidana, KLHK bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur yang sedang menyelidiki kasus tumpahnya minyak ini.
Sementara untuk perdata dan administratifnya, pihaknya juga saat ini tengah menghitung seberapa besar kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut, sehingga setiap orang yang melakukan pencemaran harus bertanggungjawab.
“Kami sedang kumpulkan sata semua, kami siapkan langkah-langkah ke depan, baik langkah hukum atau lainnya,” tukas pria yang akrab disapa Roy ini.
Untuk itu, Roy menjelaskan, pihaknya tengah melakukan berbagai langkah untuk mengetahui penyebab, patahnya pipa milik Pertamina dengan menurunkan tim dari beberapa bidang keahlian.
Serta tim pengawas lingkungan hidup untuk melihat apa ada ketidakpatuhan perusahaan dalam hal ini pertamina terkait dengann peraturan perijinan dan peraturan perundang-undangan.
“Maka kami melakukan pengawas, monitor. Kami lakukan dan akan ada sanksi apa ditemukan pelanggaran,” tutupnya.